Category Archives: Artikel Trustco

trustco outbound

Pentingnya Memiliki Tujuan

“Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya”, demikian Rasulullah SAW pernah berkata. Kalimat ini menurut saya bukan sekedar mengartikan bahwa diterimanya suatu amal perbuatan manusia oleh Allah SWT tergantung pada niat apa yang terbersit atau terungkap dalam hati seseorang ketika akan melakukan sesuatu. Akan tetapi jauh lebih mendalam dari hal tersebut, Continue reading

trustco outbound

The Power of Networking

“No bird soars too high if he soars with his own wings. Tidak ada burung terbang terlalu tinggi bila ia terbang dengan sayap-sayapnya sendiri.” (William Blake). Kurang lebih William Blake mengungkapkan bahwa setiap mahkluk di dunia ini memerlukan satu sama lain untuk dapat berprestasi dan hidup bahagia. Meskipun kita berada di era modern, dimana segala sesuatu dapat dikendalikan dengan tehnologi mutakhir, tetapi kesuksesan Continue reading

trustco outbound

Faktor Kritis Kepemimpinan Efektif

Seorang pemimpin adalah seseorang yang memiliki pengikut. Pemimpin efektif tidak bertanya: “Apa yang ingin saya lakukan?” Sebagai gantinya, mereka bertanya, “Apa yang perlu dilakukan?” Lantas, mereka bertanya, “Dari semua hal yang akan membuat perbedaan itu, mana yang tepat untuk saya?” Pemimpin efektif tidak mengerjakan hal-hal yang tidak mereka kuasai. Continue reading

trustco outbound

Karakteristik Tim Efektif

Tim adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan yang ingin dicapai, memiliki norma dan ikatan untuk bekerja sama. Tim yang efektif seperti tubuh manusia; terdiri dari banyak komponen yang unik, baik, ideal, namun utuh, saling mendukung dan ada kebersamaan. Ada 10 karakteristik yang diperlukan oleh tim, yaitu agar secara efektif tim dapat menghasilkan kinerja secara luar biasa dan cepat mencapai tujuan yang diharapkan.10 Karakteristik tim efektif tersebut yaitu,

1. Prinsip, Tujuan Dan Sasaran
Tim efektif sangat dipengaruhi adanya prinsip (value), tujuan dan sasaran yang jelas, sehingga secara sadar anggota tim disatukan oleh kebersamaan misi dan membangun komitmen bersama. Semua anggota tim mengerti dan menyetujui tujuan dan sasaran tim dan mau bekerja sama untuk memenuhi hal tersebut. Lembaga atau tim yang telah memiliki visi dan misi yang jelas akan lebih baik dan lebih terarah dalam menggerakkan modal dan energinya. Perencanaan dan pandangan ke depan yang mantap dan misi yang diketahui oleh seluruh personel dengan baik (searhing of vision ), akan secara luar biasa membawa perubahan tim. Sehingga semua bekerja dengan lebih sinergi untuk menuju tujuan yang jelas dan semua akan bekerja untuk merealisasi tujuan (MBO- management by objective). Buatlah tujuan kelompok dan program kelompok.

Untuk chek list tim anda: Sudahkah mempunyai tujuan yang spesifik dan diketahui oleh semua anggota tim, apakah misi didokumentasikan, sehingga siapapun yang baru bergabung dapat dengan cepat mengetahui arah kerja tim.

2. Keterbukaan Dan Konfrontasi
Tim efektif sangat dipengaruhi adanya keterbukaan dan saling mempercayai antar anggota tim. Semua anggota mendapatkan informasi yang sama dari akses yang sama pula, serta dapat berkomunikasi dengan lancar dan jelas. Anggota tim bebas untuk mengeluarkan ide – idenya. Eksperimen dan kreativitas selalu digiatkan, anggota lainnya wajib untuk menolong anggota bersangkutan, jika memang ide tersebut logis dan berguna sewajarnya diterima.

Ciri kelemahan aspek ini terlihat: Banyak orang cerdas dan mempunyai gagasan cemerlang, tetapi mati dan tidak dapat menyalurkan gagasannya dengan baik, karena ide tidak dinilai dengan fair. Orang tidak berani mengatakan tentang apa yang sesungguhnya ada dalam isi hati dan fikirannya. Sering dalam kelompok informasi penting hanya dimiliki sekelompok orang tertentu. Orang tidak dapat mendeteksi perbedaan pendapat, tetapi hanya melihat pekerjaan tidak lancar. Usulan tidak segera mendapatkan umpan balik yang proposional. Banyak orang bicara dibelakang meja

3. Dukungan Dan Kepercayaan
Tim efektif sangat dipengaruhi adanya dukungan dan kepercayaan antar seluruh anggota tim dengan baik. Pemimpin tidak akan dapat menyelesaikan program dan kegiatan sendiri, oleh karena itu dukungan dan kepercayaan angota tim sangat diperlukan. Orang akan memberi dukungan jika ada kepercayaan atau kredibilitas yang baik. Pilihlah pemimpin yang paling lemah diantara kamu, lalu berilah dukungan, loyalitas dan komitmen bersama , niscaya akan sukses. Bila ada ide yang perlu didukung, maka berikan kesempatan kepada orang lain untuk melakukan pemahaman idenya.

Kelemahan aspek ini menyebabkan: Seringkali bila kelompok pada keadaan sulit, semua bekerja untuk dirinya sendiri, mereka egois. Seringkali mereka menganggap tidak ada masalah dalam kelompok, sehingga tidak perlu diberikan dukungan. Sering terlalu banyak tuduh-menuduh , melempar perkerjaan, lempar tangan sembunyi kaki.

4. Kerjasama, Komunikasi Dan Konflik
Tim efektif sangat dipengaruhi adanya kerjasama, komunikasi dan konflik. Komunikasi adalah link (pengait) antar sesama anggota kelompok, sehingga keberadaannya sangat penting. Kemampuan menggunakan komunikasi yang efektif dengan memanfaatkan sarana komunikasi yang ada. Konflik akan selalu ada dalam kehidupan, yaitu ketika berkumpulnya lebih dari satu orang. Kini bagaimana kita mengelola konflik menjadi sesuatu yang mendatangkan rahmat. Tanpa perbedaan dan konflik, maka kehidupaan tidak akan kontras dan semua yes man!!.

Tantangannya, kita harus mampu membuat konflik yang tidak merusak keutuhan tim. Adanya ketidak sepakatan, asymmetry perception dan asymmetry information,… adalah awal konflik. Adakah pertikaian pemikiran yang merugikan, merusak dan melelahkan emosi tim. Konflik yang terjadi dapat diselesaikan dengan jalan konsensus, bersifat konstruktif dan menerapkan pendekatan menang–menang (win–win approach).

5. Prosedur Kerja Dan Keputusan Yang Layak
Tim akan efektif mencapai tujuan, ketika anggota tim selalu mendukung keputusan, serta menjalankan prosedur dan pengawasan yang dibuat bersama – sama. Dalam tim diperlukan pemahaman peran, tanggung jawab dan keterbatasan otoritas masing – masing. Buatlah prosedur kerja baku (Protap/ SOP) pada pekerjaan rutin dan berulang, yaitu untuk sebuah kepastian prosedur dan mekanisme. Tim tidak efektif ketika: Keputusan dibuat pada level yang tidak tepat. Keputusan dalam rapat atau kesepakatan bersama tidak dikerjakan sebagaimana mestinya. Ada orang merasa sakit hati karena keputusan yang tidak berkenan dengannya, walapun itu hasil musyawarah bersama sekalipun. Orang bekerja tidak sepenuh hati.

6. Kepemimpinan Yang Layak
Kepemimpinan diri (personal leadership) adalah yang lebih utama, dibanding menuntut pemimpin formal yang qualified (al ahliyah) dalam kelompok. Tim perlu menyediakan pemimpin yang dilandasi prinsip yang kuat (principle center leadership) dan mencukupi kebutuhan (kamiyah). Anggota tim perlu saling berbagi peran dalam kepemimpinan. Kepemimpinan tim disetiap fase dan proyek hendaknya didelegasikan kepada anggota yang memiliki keahlian dan pengalamaman dibidangnya. Fungsi kepemimpinan didalam tim sebaiknya dilihat dari kompetensi seseorang, bukan berasal dari titel, otoritas dan senioritas. Ada tipe pemimpin yang suka menyimpan kesalahan-kesalahan masa lalu bawahan atau sejawat, hendaknya para pendedam dihindari dalam jalur komando.

7. Review Kerja Dan Program Secara Reguler
Tim yang efektif harus selalu mengevaluasi fungsi dan proses yang sudah dilakukan secara reguler. Tim efektif mempunyai kemampuan untuk memecahkan masalah dan membuat keputusan dengan baik. Tim tidak efektif ketika: Pendapat orang lain kurang diterima. Kurang menerima umpan balik atas usulan terdahulu. Banyak bekerja, tetapi sedikit kesempatan untuk berfikir (jangan bekerja terus, sekali-kali duduk untuk berfikir dan mereview pekerjaan). Prosedur kerja sering monoton, membosankan. Tidak ada reviuw SOP untuk kegiatan, terutama kegiatan yang rutin. Berikan waktu untuk mempertimbangkan segenap gagasan yang mengalir dan melihat kebelakang sejenak akan pekerjaan yang telah dilakukan.

8. Pengembangan Individu
Tim akan bekerja secara efektif jika selalu mengelola peningkatan penghargaan individu (individual self esteem). Kegiatan tim tidak hanya berfokus pada hasil tetapi juga pada proses dan isi. Tim tidak efektif jika : Kesempatan anggota untuk berkembang kurang diciptakan. Program pengembangan anggota tidak dibuat atau diprogram dengan baik. Banyak tugas diluar kemampuan staff (under competency), sehingga hasilnya kurang sempurna. lebih parah jika yang pinter hanya atasan. Keragaman latar belakang dan kemampuan anggota tim memberi warna kepada tim. Semakin besar keragaman yang ada ( keahlian, pengetahuan dan pengalaman ) akan semakin banyak tugas – tugas yang dapat ditangani.

9. Hubungan Antar Kelompok (Sosial)
Tim akan efektif jika memiliki kemampuan untuk berhubungan dengan lingkungan, yaitu baik dengan para atasan (melobi) , dengan tim lain (sosialisasi dan share) dan lingkungan perusahaan (adaptasi). Kurang kerjasama dengan kelompok lain akan menyebabkan kerjasamanya kurang menggairahkan. Jika komponen ini lemah, maka kerjasama dengan kelompok lain berantakkan dan gagal, sering tim hanya jago kandang. Ide dari luar tim tidak digunakan. Terlalu bangga dengan tim.

10. Ikatan Hati Secara Sinergi
Tim akan efektif jika sesama anggotanya memiliki ikatan hati dengan baik, bahkan secara sinergi mempunyai tanggung jawab moral untuk saling menasehati dan mencapai keberhasilan bersama. Tim pada masa depan memiliki tumpuan utama pada kredibilitas moral anggotanya. Tim tidak efektif jika mereka saling menjatuhkan. Tidak adanya ikatan hati (moral) dan sifat saling membantu secara sinergi dalam berbagai hal. (Buku SHOOT Trustco)

trustco outbound

Training and Outbound Provider

Lembaga Manajemen Terapan Trustco atau yang disingkat LMT Trustco adalah sebuah lembaga yang berdedikasi profesional di bidang manajemen, khususnya manajemen SDM yang bersifat praktis dan bermanfaat. Trustco memiliki sekumpulan Trainer, pemimpin dan profesional, yang berkumpul dengan tidak memandang latar belakang, saling memahami kemajemukan dan terikat karena satu nilai dan keyakinan; bahwa kebenaran dan teknologi akan menjawab permasalahan dan mewujudkan impian dan keyakinan. Visi kami : The Four Factors For Your Future (Empat kekuatan untuk masa depan Anda). Misi kami mengembangkan sumber daya manusia dengan berbasis pada spiritual, emosional, intelektual dan fisik untuk dapat mengelola dan memanfaatkan teknologi untuk merubah masa depan menuju masyarakat madani. Layanan kami : Training, Outbound, Psychological Services, Multimedia, Event Organizer.