networking building

Training Genius Learning

Anak merupakan suatu anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Menjadi ayah dan bunda atau orang tua adalah satu kepercayaan yang besar dari Tuhan. Menjadi orang tua ternyata tidak mudah, mengapa? Karena dalam menghadapi berbagai perilaku anakmemerlukan kesabaran, pengetahuan serta keterampilan. Terlebih lagi sejauh ini belum ada sekolah khusus yang memberikan pendidikan bagaimana caranya untuk menjadi orang tua yang baik.

Tetapi, bagaimana pun kondisinya, setiap orang tua harus berusaha menjadi orang tua yang baik. Tentu hal ini dilakukan dengan tujuan agar anak-anak kita menjadi anak yang sholeh, cerdas dan kreatif. Pendek kata orang tua menginginkan putra-putrinya menjadi manusia yang berprestasi dan bisa dibanggakan.

Mewujudkan anak yang berprestasi dan membanggakan tidak semudah membalik telapak tangan tetapi perlu sarana misalnya sekolah. Sekolah dan belajar merupakan rutinitas yang biasa dilakukan oleh anak. Rutinitas inilah yang terkadang membuat anak menjadi jenuh dan bosan. Sementara tuntutan pendidikan saat ini demikian besar dengan beban kurikulum dan adanya Ujian Nasional membuat orang tua dan guru tidak bisa berdiam diri. Oleh karena itu perlu terobosan untuk menemukan metode atau cara belajar yang baik, efektif menarik dan menyenangkan yang akan memudahkan anak dalam belajar serta mencintai belajar.

Bangsa yang cerdas berawal dari masyarakat yang cerdas, masyarakat yang cerdas berawal dari keluarga dan anak-anak yang cerdas, dan anak-anak yang cerdas berawal dari pendidikan yang benar, dengan guru-guru yang memiliki metode mengajar yang cerdas pula. Maka sesungguhnya tidak ada anak yang bodoh, yang ada adalah anak –anak yang tidak mendapatkan kesempatan belajar dari guru yang baik.

Aktivitas yang biasa dilakukan anak sekolah adalah membaca, mencatat, menghafal dan berhitung. Hanya saja aktivitas-aktivitas tersebut bukan merupakan aktivitas yang menyenangkan dan menarik buat anak. Dampaknya anak jadi malas melakukan aktivitas membaca, mencatat, menghafal dan berhitung. Jika demikian dapat diprediksi prestasi akademiknya akan buruk.

GENIUS LEARNING mencoba melakukan terobosan dengan membuat metode pembelajaran yang CERDAS, MENARIK, MENYENANGKAN, MUDAH DAN KREATIF.

JENIUS LEARNING adalah sebuah pendekatan pembelajaran untuk anak usia SMP – SMA yang bertujuan untuk memudahkan anak dalam belajar. Dengan menggunakan JENIUS LEARNING diharapkan anak-anak menjadi mudah dalam belajar, menyenangi dan mencintai belajar sehingga memiliki prestasi akademik yang optimal.

Melalui GENIUS LEARNING kami hadirkan cara BELAJAR CERDAS, kami akan mengajak anda untuk belajar melalui metode-metode pembelajaran yang cerdas, kreatif dan menyenangkan. Metode ini mencakup 4 keterampilan pembelajaran yaitu :

1. Genius Reading atau Membaca CERMAT, yaitu keterampilan membaca cerdas dan memahami bacaan dengan lebih baik. Rata-rata anak tidak suka dengan kegiatan membaca apalagi membaca buku yang tebal dan isinya hanya tulisan tanpa gambar. Sementara kita semua tahu bahwa membaca adalah jendela dunia. Tanpa membaca seseorang mungkin tidak akan mengetahui dan mengerti apa-apa. Ditambah lagi perkembangan ilmu pengetahuan yang cepat memaksa setiap orang untuk banyak membaca.

Dengan Jenius Reading ini, anak akan memiliki kemampuan membaca secara cepat serta cerdas dalam mengambil intisari bacaan. Dalam pelatihan ini, anak-anak akan diajarkan teknik-teknik membaca cepat dan tehnik mengambil intisari bacaan. Dengan kata lain metode ini akan meningkatkan kemampuan anak dalam membaca secara cepat dan efektif.

2. Genius Mapping atau Mencatat INDAH, yaitu keterampilan kecerdasan memetakan pokok bahasan dalam bentuk catatan kreatif, imajinatif dan aplikatif. Mind Map pertama kali diperkenalkan oleh Tony Buzan seorang pengarang kelas dunia yang telah menulis sekitar 82 buku tentang otak dan pembelajaran. Mind Map-nya dan telah digunakan oleh lebih dari 250 juta orang di seluruh dunia. Maind Map yang merupakan metode pencatatan revolusioner sangat membantu dalam setiap area kehidupan.

Mencatat merupakan hal tidak disukai anak. Terlebih lagi masalah yang dihadapi anak adalah masalah kurang konsentrasi, malas dan mudah bosan. Dengan Jenius Mapping anak akan diajarkan metode mencatat secara kreatif, imajinatif dan aplikatif sehingga anak senang mencatat pelajaran dan memudahkan anak untuk mengingat dan memanggil kembali hal-hal yang telah dia catat/ pelajari.

3. Genius Memory atau Mengingat KUAT, yaitu keterampilan mengingat lebih cerdas dan bertahan lama. Dalam psikologi , memori adalah kemampuan pengorganisasian dalam menyimpan, mempertahankan, dan mengingat kembali informasi dan pengalaman yang pernah diterima.

Metode Jenius memory memungkinkan seorang anak untuk memiliki keterampilan mengingat dengan cepat dan bertahan lama (tidak mudah lupa). Salah satu metode mengingat yang dipakai adalah metode mnemonic atau jembatan keledai. Penggunaan jembatan keledai berdasarkan asumsi bahwa otak manusia terdiri dari dua jenis, ingatan “alami” dan ingatan “buatan.” Ingatan alami merupakan bakat sejak lahir dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari, sedangkan ingatan buatan dibangun dengan cara belajar dan bisa dilatih. Metode mnemonik sudah sangat dikenal, misalnya ketika mengahafal warna pelangi ‘mejikuhibiniu’ (merah, jingga, kuning, hijau, nila, ungu). Sampai beberapa tahun berlalu, kita tak pernah lupa dengan urutan warna pelangi tersebut.

Di dalam pelatihan ini selain metode mnemonic, masih banyak lagi metode yang digunakan untuk melatih ingatan dengan cepat, menyenangkan dan tidak mudah lupa atau bertahan lama.

4. Genius Logic atau Berhitung CEPAT, yaitu keterampilan cerdas berhitung matematika dengan cepat, mudah dan sederhana.

Matematika? Hah, dari 10 anak yang ditanya apakah dia suka dengan matematika? Kira-kira berapa persen yang menjawab suka? Matematika merupakan salah satu pelajaran yang tidak disukai anak. Padahal banyak mata pelajaran yang terkait dengan matematika, diantaranya adalah fisika, kimia, ekonomi, akuntansi, dan statistic. Jika anak mengalami kesulitan dalam pelajaran matematika, maka dapat dipastikan akan mengalami kesulitan pula dalam pelajaran lainnya.

Belajar matematika mudah, cepat dan menyenangkan. Itu bukan hanya sekedar slogan tetapi sebuah kenyataan. Jenius Logic melatih anak agar mampu menyelesaikan soal-soal matematika dengan cepat dan benar. Contoh dengan Jenius Logic seorang anak mampu menyelesaikan soal perkalian bilangan ratusan hanya dalam waktu 10 detik saja.

Lantas siapa saja yang bisa mengikuti pelatihan ini??

Pelatihan ini diperuntukan bagi siswa-siswi SMP sampai SMA serta guru. Jumlah setiap kelas minimal 20 peserta dan maksimal 30 peserta. Peserta dalam tiap kelas diusahakan yang selevel dan tidak bercampur antara anak SMP dan SMA. Pembatasan ini untuk memudahkan pemahaman materi dan siswa lebih fokus, terarah dan memudahkan pengawasan. SEE YOU ON THE CHAMPION ZONE,..! Untuk INFORMASI silahkan hubungi kami. Salam sukses dari kami, Trustco Lampung.

Leave a Reply